Reason 1

Berulang, kisah ini terjadi berulang-ulang, meskipun dengan alur yang berbeda, tapi masih dengan klimaks dan inti cerita serupa.

Berbagai pemikiran tentang mengapa harus berulang selalu memenuhi otak kiriku, mengelak keikut campuran perasaan, tapi memang bak basah kala hujan.. alasan paling tepat itu akhirnya memukul telak logikaku, perbedaan frekuensi, tokoh pangeran itu bergerak dalam frekuensi AM, sedangkan aku hanya berkeliling dalam lingkaran FM.

Sekarang, yang menjadi permasalahan adalah, apa tindakan selanjutnya?

Menyerah saja pada perbedaan dan membiarkan ini, atau berjuang melawan ego dan berhenti mencari siapa yang paling benar dan patut berkorban..

Kisah ini dilalui dengan narasi dingin tanpa ada adu mulut, tanpa ada dering suara, hanya sepi disertai kecemasan hati dan genangan air yang siap menyusuri wajah.

Kali ini, berbeda.
Mungkin sang pangeran sudah menyerah, tidak memperdulikan semuanya, tidak menghiraukan tokoh wanita yang dipenuhi “mengapa kau tak menghubungiku? Mengapa kau tak membela diri? Mengapa tak meminta maaf?”

Padahal, wanita ingin prianya mengeluarkan semuanya, itu lebih baik, masih ada komunikasi.

Mereka sedang teramat tidak baik-baik saja, wanita sungguh tak pintar berkata-kata, tak memiliki hati yang bersih, hati penuh kasih seperti prianya, hanya berisi keegoisan, pemikiran kanak-kanak dan rasa simpati yang minim. Frustasi.

Dia -tokoh wanita- pun lelah, sama lelahnya dengan prianya.
Pria itu melukai harga dirinya, harga diri seorang perempuan, membuatnya merasa seperti sampah yang tak diinginkan, yang tak pernah pantas diperjuangakan.

Dia menjadi sama dengan prianya, memberikan rahasianya, segalanya. Dan pria itu mencampakannya begitu saja,

Hal itu memang bukan salah pria sepenuhnya, dia yang terlalu menginginkannya, mungkin pria berpikir ini tak baik, lebih tepat untuk pergi, tapi, tak taukah pria, hal itu jauh menghancurkannya..
merampas sebagian jiwanya, mengambil fokusnya..

Biarkan ini menjadi ending cerita ini,
begitukah?

7 thoughts on “Reason 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s