Apakabar

image

Ei apakabar?

Pasti sudah berdebu dilaci lemari tertumpuk buku-buku lain yang baru kau bereskan untuk hidup barumu diperkuliahan. Atau tertindih barang lain dibawah tempat tidurmu. Tapi tidak menjadi pembungkus gorengan kan, ukurannya terlalu kecil.

Ei apakabar?

Hal terakhir yang kau buat satu tahun lalu. Saat harum buah ceri masih terasa dimusim semi. Tapi aku tak suka buah ceri, rasanya terlalu manis. Kau tau kan aku tak suka hal yang pekat. Seperti katamu, kepekatan itu tak baik, itu membuatku tak bisa apa-apa.

Ei apakabar?

Jika tak kau abaikan begitu saja, sudahkah kau isi dengan kehidupan barumu? Baru tanpa ada huruf F didalamnya. Hidup yang kau isi dengan kesibukan yang ku lihat tak merubah apa-apa. Mungkin pandanganku tertutup asap. Aku tak suka asap, membuat mataku merah, perih. Padahal mata ini adalah hal yang paling aku sukai -tanpa lingkaran hitam tentunya-

Ei apakabar?

aku baik-baik saja, sudah mulai berjalan kaki lagi, aku pun tau kau begitu. dan aku suka berjalan kaki.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s