Again

Biarkan aku bercerita tentang seorang yang aneh. yang memiliki perasaan jemu dan lelah menjadi rasa sehari-hari, mengecap berulang-ulang. tetapi tetap tak pernah bosan merasa. Juga jangan berpikir jika orang aneh itu menikmati rasa lelah dan jemu yang dia kecapi. dia mengeluh sakit tentang apa yang dia terima.

Lian, sungguh gadis yang bodoh. sekali janji yang didapat, dibayar seucap kata maaf. dua kali disandingi kesibukan. pun kesekian kali hanya didapati rasa sesak yang sama. Tapi, janji membuat anganku tenang. Jawabnya ketika ditanya mengapa tetap saja meminta sebuah kepastian.

Aku tak paham dimana letak tenang yang dimaksud Lian, toh akhirnya malah semakin kecewa, kan. lagi lagi dan lagi, meminta dan menangis, seperti angka 8 yang tak pernah habis. Ya, mungkin karna Lian terlalu rumit,

Kali berulang aku melihat Lian dengan wajah kecewa, detik berikutnya meminta janji kedua. Bagaimana aku tak semakin merasa bersalah.

Aku yang membuatnya kecewa, lagi dan lagi.

2 thoughts on “Again

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s