Judul Karya Tulis

Bukan, tulisan ini tidak akan berisi saran untuk membuat judul karya tulis. malah, saya ingin berbagi kebingungan dalam menentukan judul, betapa menyebalkan!

saya sebagai siswa tingkat akhir memiliki syarat kelulusan berupa sebuah karya tulis (paper). angkatan saya memiliki tema besar “manusia dan lingkungan”. Awalnya, oke, gampang. banyak yang bisa saya angkat menjadi satu hal yang menarik. saya mengumpulkan beberapa opsi judul, dari mulai air, sampah, kerusakan lingkungan, masyarakat, dll. Dari hal teralamiah seperti kualitas air bagi kesehatan sampai pengaruh sarjana lulusan luar negri bagi alam indonesia (ini iya absurd banget). lumayan, ada 10 opsi pilihan, dengan pemikiran yang bagi saya pribadi cukup pusing, minta saran sana sini, akhirnya dipilih, ‘dampak kerusakan lingkungan terhadap psikologi masyarakat’. Alasan saya memilih mengangkat kerusakan lingkungan dan masyarakat, karna menurut pemikiran saya -yang masih sangat labil- kekacauan moral masyarakat sekarang ada kaitannya dengan tempat tinggal pada umumnya. lingkungan yang rusak menjadikan ketidakseimbangan sisi manusia seseorang. maka dari itu dengan PD saya menyerahkan judul itu. (Meskipun saya tau, teman saya memiliki judul yg hampir amat sama). saya pikir itu bukan masalah besar, asik malah, penelitian saya tak terlalu berat, ada teman.

Gendok dong, “diganti ya, sama soalnya”. gitu katanya, ditolak judulnya. ckckck. kan.

lumayan kan, terlebih sebelumnya saya memberikan satu opsi judul -yang menjadi opsi kedua saya pada satu teman- betapa sombongnya saya waktu itu, berbesar hati pasti diterima. akibatnya, gigit jari, opsi kedua saya diterima sebagai judul paper teman saya.

tapi, saya tidak akan menyesal, kata orang, menyesal tidak akan merubah hal, toh, keputusan saya bermanfaat. (bukan bermaksud sombong, hanya curhat, serius). semoga pengalaman saya menjadi pelajaran bagi oranglain, gitu niatnya.

Sekarang, saya kebingungan dengan apa yang hendak saya ajukan, terlebih opsi saya yang lain tergolong hal terabsurd sedunia, (yang opsi satu dua hanya sedang beruntung).

Kan,

tapi, saya merasa senang, hari ini menjadi permen campur rasa. semoga esok hari menjadi lebih baik, semoga ide datang dengan ajaib.

ditulis via handphone, kamar berantakan.

inastaufiqah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s