Just Me

blog6

Merajuk?

Dia senang sekali merajuk, merengek karna sesuatu. Kalimat awal rajukannya itu “Oppaaaa..”. Jika dia sudah merengek begitu, pasti ada saja hal konyol dan tak terduga yang dia utarakan. Satu kali pernah dia merajuk hampir seharian karna permen yang dia mau tak kunjung ada. Kalau sudah seperti itu, ngambeknya akan berhenti jika sudah ada janji nanti dia akan dapat sesuatu yang lebih banyak dari yang dia inginkan.

Yang lebih parah, dia tiba-tiba saja ingin makan lumpia basah, jajanan khas indonesia yang terbuat dari telur yang dicampur toge juga irisan bengkuang dan dibalut kulit lumpia. Rasanya pedas tapi dia malah ingin makan itu jam 11 malam. Tentu saja tidak ada yang mengiyakan kemauan aneh seperti ibu hamil 4 bulan. Alhasil wajahnya ditekuk seharian, bahkan uring-uringan sampai hari berikutnya dan berikutnya (penjualnya sakit, begitu katanya setelah seminggu kemudian dia dapat lumpianya).

Dan anehnya, dia sulit menghilangkan keinginan-keinginan itu. Rasanya sampai setahunpun dia akan merajuk kalau tak dipenuhi. Macam anak 5 tahun. Ah! dia lebih kekanakan dari usia 5 tahun.

Tapi, seaneh apapun keinginannya, semenyebalkannya dia saat merajuk. Dia tak pernah menyusahkan orang lain. Dia cukup sadar bahwa tak semua orang suka dia repotkan, bahwa hanya orang tertentu yang rela melakukan sesuatu untuknya, juga rela berucap janji pereda rajukan itu. Sungguh, dia tak merepotkan orang lain.

Karna, rajukan dan rengekan itu hanya dia tunjukan padaku. Suaminya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s